PENGARUH SUHU INKUBASI PADA PROSES BIODEGRADASI STYROFOAM MENGGUNAKAN Pseudomonas sp

Penulis

  • Isti Sofia Insani1, Fitri Handayani2 Penulis

Kata Kunci:

Biodegradation, Styrofoam, Pseudomonas sp

Abstrak

Penggunaan plastik seperti Styrofoam secara besar-besaran sebagai bahan kemasan menjadi permasalahan serius karena Styrofoam ialah Polystyrene yang termasuk kedalam golongan plastik nomor 6 dalam klasifikasi plastik, Styrofoam membutuhkan waktu kurang lebih 50 tahun untuk bisa terurai secara alami. Salah satu cara agar Styrofoam dapat terurai dalam waktu singkat yaitu dengan Biodegradasi.Uji Biodegradasi Styrofoam dalam penelitian ini dilakukan dengan variasi suhu antara suhu inkubator (37°C) dan suhu ruang menggunakan bakteri Pseudomonas sp yang sudah di standarkan dengan Mc Farland 0,5 yang setara dengan 1 x 107 sampai 1 x 108 CFU/ml. Pada penelitian ini digunakan desain true eksperimen dengan pendekatan Posttest-Only Control Design dengan pengulangan setiap perlakuan berjumlah 6x dan menggunakan kontrol 4x dari setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pseudomonas sp mampu mendegradasi Styrofoam dengan rata – rata penurunan berat Styrofoam pada suhu 37°C sebesar 0,0016 g dan pada suhu ruang sebesar 0,0004 g. Data hasil penelitian  di uji statistik dengan uji T Independent dengan nilai sig 0,000 < 0,05, maka suhu mempengaruhi proses biodegradasi Styrofoam secara signifikan. Pada penelitian ini suhu inkubasi 37oC memberikan penurunan berat Styrofoam secara signifikan dibandingkan dengan kelompok perlakuan di suhu ruang.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-18

Terbitan

Bagian

Articles