PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Longa) TERHADAP PEMERIKSAAN Activated Partial Tromboplastin Time
Kata Kunci:
activated partial tromboplastin time (aPTT), agen trombolitik, ekstrak kunyit (Curcuma longa), hemostasisAbstrak
Antikoagulan adalah zat yang digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah yang umumnya dipakai di klinik maupun di laboratorium. Antikoagulan berperan menghambat fungsi beberapa faktor pembekuan darah, sehingga pembekuan darah tidak terjadi. Ekstrak kunyit memiliki zat curcumin dan turunannya yaitu bisdemethoxycurcumin (BDMC), demethoxycurcumin yang dapat berperan sebagai antikoagulan dengan cara menghambat faktor X menjadi Xa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kunyit (Curcuma longa) terhadap pemeriksaan activated partial tromboplastin time (aPTT). Subjek dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol dan kelompok yang diberi penambahan ekstrak kunyit dengan volume 5µl serta 10µl. Rata-rata nilai aPTT yang didapat pada kelompok kontrol adalah 29 detik, pada kelompok yang diberi ekstrak 5µl dan 10µl adalah 36,33 detik dan 49,33 detik. Hasil uji statistik dengan uji kruskall wallis didapatkan nilai Asymp Sig. 0,000 artinya seluruh perlakuan yang dilakukan memiliki nilai aPTT yang berbeda signifikan. Sementara untuk uji post hoc mann-whitney didapatkan Asymp Sig 0,00 artinya penambahan ekstrak kunyit 5µl dan 10µl keduanya memberikan pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penambahan ekstrak kunyit (Curcuma longa) terhadap pemeriksaan activated partial tromboplastin time (aPTT).