GAMBARAN NILAI HEMATOKRIT DAN TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DALAM MASA PERAWATAN HARI KE TIGA DAN HARI KE LIMA

Penulis

  • Sri Sugiatmini Penulis
  • Ernawati Penulis

Kata Kunci:

Nilai hematokrit, Nilai trombosit, Demam DBD, Masa perawatan

Abstrak

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penularan penyakit ini sangat masif dan terjadi pandemi berulang setiap tahunnya  Terutama pada daerah tropis.  Kombinasi  gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. seperti perhitungan trombosit dan hematokrit, untuk memantau tingkat keparahan diagnosis DBD , di merekomendasikan sebagai pedoman diagnose BDB berdasarkan  organisasi kesehatan WHO World Health Organization . Pada infeksi DBD, Penderita  akan mengalami gejala ringan hingga berat dengan kemungkinan terjadi perdarahan dan syok. Kondisi seperti ini, jika tidak ditangani dengan baik, dapat berakibat fatal seperti kematian. Oleh karena itu, pada umumnya penderita DBD akan menjalani pemeriksaan awal  nilai hematokrit  dan  pemeriksaan hitung  trombosit. Pada kasus DBD nilai hematokrit  cenderung meningkat (hemokonsentrasi) akibat penurunan volume plasma darah, sedangkan jumlah trombosit akan menurun (trombositopenia), hal tersebut  akibat supresi sumsum tulang dan munculnya antibodi terhadap trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil nilai hematokrit dan trombosit pada pasien DBD dengan masa perawatan hari ketiga dan hari kelima. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif  kuantitatif observasional dengan mengukur variabel  nilai  hematokrit dan kadar  trombosit pada pasien DBD pada masa perawatan  hari ketiga dan perawatan hari kelima. Dengan mengetahui gambaran nilai hematokrit dan nilai  trombosit pada pasien DBD, tenaga kesehatan  dapat melakukan antisipasi terjadinya kritis pada penderita  DBD. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hematokrit meningkat dari hari ketiga i ke lima dari 44.5 %  naik  nilai rata –rata hematokrit menjadi 45.6 % , Frekuesi distribusi penderita yang mengalami peningkatan hematokrit pun bertambah dari 44 %   menjadi 56 %, Nilai rata-rata  trombosit di hari ketiga lebih rendah dari nilai normal   yaitu 103.000/mcl  ( nilai nomal trombosit  150.000/mcl dan pada hari kelima nilai  rata-rata turun menjadi 95.000/mcL. Di hari kelima nilai terendah trombosit  adalah 37.000/mcL, sedangkan nilai tertinngi  trombosit 160.000/mcL

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Terbitan

Bagian

Articles