PERBANDINGAN KADAR KREATININ MENGGUNAKAN SAMPEL SERUM, PLASMA EDTA,DAN PLASMA SITRAT DENGAN METODE JAFFE REACTION
Kata Kunci:
kadar kreatinin, Serum, PlasmaAbstrak
Tujuan utama laboratorium klinik adalah unjuk kerja prosedur analitik yang tepat sehingga didapatkan hasil yang presis dan akurat. Hal ini akan membantu diagnosis pasien dan pengobatan. Kreatinin adalah senyawa katabolic yang terbentuk dari kreatin fosfat. Kreatinin digunakan sebagai tes penyaring untuk mengetahui fungsi kerja ginjal. Kreatinin diukur secara metoda kolorimetri baik di darah maupun di urin dengan metoda Jaffe yang melilbatkan reaksi asam pikrat dalam suasana basa yang akan membentuk kompleks dengan kreatinin. Telah dilakukan penelitian perbandingan kadar kreatinin pada serum, plasma EDTA dan plasma sitrat. Data yang didapat diolah dengan uji statistika ANOVA dan dilanjutkan uji post-hoc Duncan.Dari hasil didapatkan bahwa kadar kreatinin pada sampel diketahui bahwa kadar kreatinin dalam sampel serum didapatkan hasil kreatinin 0,938±0,253 mg/dL kemudian kadar kreatinin yang menggunakan sampel plasma EDTA menghasilkan kadar kreatinin 1.455±0,277 mg/dL dan kadar kreatinin yang menggunakan sampel plasma sitrat didapatkan hasil 1.430±0.213 mg/dL. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan nyata antara hasil pengukuran kadar kreatinin dalam sampel serum, plasma EDTA, dan plasma sitrat.