PENGARUH WAKTU SENTRIFUGASI SERUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL
Kata Kunci:
Kolesterol, Waktu SentrifuseAbstrak
Skrining kolesterol lemak darah adalah salah satu klinik farmakologis kimia yang membantu dalam menentukan apakah ada kenaikan kadar kolesterol. Tes lemak darah dilakukan dengan menggunakan sampel plasma atau serum. Dalam pedoman pemeriksaan bahan kimia dari klinik spesimen, disentrifugasi secara instan dengan kecepatan 3.000 rotasi per menit (RPM) selama 5-15 menit. Sampel darah yang salah dalam waktu singkat akan merusak enzim lipoprotein dalam kolesterol. Jika waktu sentrifuge terlalu singkat akan menyebabkan serum dan zat-zat yang terkandung di dalamnya tidak terpisah sempurna dari sel darah sehingga akan menimbulkan hasil rendah palsu, sehingga jika waktu sentrifus terlalu lama akan merusak senyawa lipoprotein dan akan menyebabkan sampel hemolisis. Skrining kolesterol menggunakan sampel serum. Spesimen diambil dari vena, kemudian disentrifugasi dengan tiga tahap 5 menit, 10 menit, dan 15 menit dengan kecepatan 3000 RPM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kadar kolesterol total berdasarkan serum dicentrifuge yang telah lama tertunda. Metode penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan di Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung (STABA) dengan populasi siswa DIII (STABA). Sampel acak diambil secara acak sebanyak 10 orang. Analisis data menggunakan anava satu arah. Penelitian menunjukkan hasil rata-rata kolesterol pada centrifuge selama 5 menit sebesar 110,7 mg/dl, 10 menit sebesar 128,3 mg/dl, dan 15 mm sebesar 152,7 mg/dl. (kosong dua spasi tunggal,12pt)