SINTESIS DAN KARAKTERISASI BIOSORBEN DARI BIJI BUAH RAMBUTAN (Nephalium lappaceum) DENGAN VARIASI AKTIFATOR

Penulis

  • Mira Aprilani1, Yulistiani2 Penulis

Kata Kunci:

biji buah rambutan, arang aktif, biosorben

Abstrak

Arang aktif merupakan padatan dengan bahan dasar karbon berpori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktifator terhadap karakteristik dari biji buah rambutan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sampel biji buah rambutan. Buah yang identik dengan rambut-rambut ini memang sudah umum di masyarakat. Bagian-bagian buah rambutan, terutama dagingnya sudah banyak dimanfaatkan, tetapi bagian lainnya belum banyak dimanfaatkan, seperti bagian biji yang dibuang begitu saja. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh aktifator terhadap karakteristik dari biji buah rambutan, dengan menggunakan metode eksperimen di laboratorium. Penelitian ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: persiapan bahan, karbonisasi, penghancuran dan pengayankan arang, aktivasi, dan karakterisasi arang aktif. Penelitian ini menggunakan jenis aktifator HCl 1N dan NaOH 1N. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah biji buah rambutan dapat digunakan sebagai biosorben, penggunaan arang aktif aktifator HCl 106 mesh lebih baik yaitu kadar air 3,8896%, kadar zat mudah menguap 20,2016%,kadar abu total 6,7339%, daya serap iod 1230,93mg/g hasil tersebut memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3730-95).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22

Terbitan

Bagian

Articles