OPTIMASI JUMLAH KATALIS NATRIUM METOKSI 5% PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI DALAM PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH

Penulis

  • Sani Widyastuti Pratiwi1, Ratna Nurmalasari2, Inggis Pinarti3, Rahmi4 Penulis

Kata Kunci:

biodiesel, catalyst, sodium methoxy, transesterification

Abstrak

Ketersediaan bahan bakar minyak bumi di masa yang akan datang mendorong eksplorasi bahan bakar alternatif untuk menghindari keterbatasan minyak bumi dimasa depan. Selain itu polusi akibat emisi pembakaran bahan bakar telah menjadi ancaman yang cukup serius. Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif ramah lingkungan sebagai pengganti bahan bakar diesel yang dihasilkan dari sumber dapat diperbarui seperti minyak nabati dan lemak hewan. Minyak nabati, lemak hewan maupun minyak bekas direaksikan dengan natrium metoksi 5% melalui reaksi transesterifikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah natrium metoksi 5% yang optimal terhadap jumlah biodiesel yang dihasilkan. Bahan baku berupa minyak jelantah yang memiliki bilangan asam sebesar 2,49 mg NaOH/g direaksikan dengan katalis natrium metoksida 5%. Reaksi transesterifikasi berlangsung di dalam labu Erlemeyer yang telah dilengkapi dengan spirtus dan termometer pada temperatur 50-65oC selama 60 menit. Variasi jumlah katalis natrium metoksi 5% yang digunakan adalah 0 mL; 0,5 mL; 1 mL; 1,5 mL; 2 mL; 2,5 mL; 3 mL; 3,5 mL; 4 mL dan 4,5 mL. Optimasi jumlah penambahan katalis natrium metoksi 5% yang optimal diperoleh pada penambahan 4 mL dengan rendemen 94%, bilangan asam 0,28 mg NaOH/g, densitas 851 Kg/m3 dan Viskositas 2,30 cSt. 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22

Terbitan

Bagian

Articles