PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN DARAH TERHADAP KADAR KOLESTROL TOTAL DENGAN METODE ENZIMATIK DI KLINIK INSANI CITEUREUP

Penulis

  • Tadzkiatul Azka Penulis
  • Mira Apriliani Penulis
  • Rini Permatasari Penulis

Kata Kunci:

Kolesterol Total, waktu penyimpanan, suhu penyimpanan, Metode Enzimatik

Abstrak

Kolesterol total merupakan salah satu parameter biokimia darah yang sering diperiksa untuk menilai risiko penyakit kardiovaskular. Dalam praktik laboratorium klinik, pemeriksaan kolesterol tidak selalu dapat dilakukan segera setelah pengambilan darah, sehingga diperlukan penyimpanan sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu penyimpanan darah terhadap kadar kolesterol total serum menggunakan metode enzimatik. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen laboratorik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan one group repeated measures. Sampel serum diperoleh dari sembilan pasien berusia di atas 30 tahun yang menjalani pemeriksaan kolesterol di Klinik Insani Citeureup. Setiap sampel diberi tiga perlakuan, yaitu pemeriksaan segera (0 jam), penyimpanan serum selama 24 jam pada suhu kulkas, dan penundaan pemeriksaan selama 2 jam pada suhu ruang. Pemeriksaan kadar kolesterol total dilakukan menggunakan metode enzimatik kolorimetri dengan spektrofotometer. Data dianalisis menggunakan One Way Repeated Measures ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil analisis menunjukkan nilai F(2,16) = 1,85 dengan p = 0,189 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna kadar kolesterol total serum antar perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa variasi waktu dan suhu penyimpanan darah hingga 24 jam tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar kolesterol total serum selama penanganan sampel dilakukan sesuai prosedur standar laboratorium.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-02

Terbitan

Bagian

Articles